thepoethouse.com – Ajak anak dalam melalui pendekatan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, dan Math) sejak usia dini. Mereka membutuhkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas di tengah perkembangan zaman yang cepat dan kompleks seperti sekarang.
“Baca juga : Teh Jahe Tawarkan Manfaat Kesehatan Lebih dari Hidrasi”
Kemampuan akademik saja tidak cukup bagi anak untuk menghadapi masa depan, menyadari pentingnya pendidikan karakter dan pengembangan intelektual anak sejak dini, Nutrilon Royal menghadirkan kembali Nutrilon Royal Science Camp 2025. Program ini berlangsung pada 22–25 Juli 2025 di Singapura dan melibatkan 10 keluarga terpilih dari lebih dari 250.000 peserta.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar imersif melalui berbagai aktivitas edukatif berbasis STEM di Science Centre Singapore. Anak-anak diajak menjelajah zona sains seperti Know Your Poo, Earth Alive, hingga Climate Action Show yang menyenangkan sekaligus informatif.
Aktris sekaligus ibu dua anak, Nikita Willy, menjadi salah satu peserta dalam program ini. Ia mengikuti kegiatan bersama putra sulungnya, Issa (3 tahun). “Anak yang tumbuh menjadi pemenang harus memiliki karakter seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kolaboratif,” ujar Nikita. Ia menambahkan bahwa stimulasi yang tepat serta nutrisi seimbang sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak.
Selain menjelajahi wahana edukatif, peserta juga mengunjungi National University of Singapore (NUS)—salah satu universitas terbaik di Asia dalam bidang sains dan teknologi. Kunjungan ini bertujuan memberi wawasan langsung mengenai pendidikan sains di tingkat global dan memotivasi anak-anak untuk bermimpi besar. Sandy, mahasiswa NUS dan peserta Clash of Champions, turut membagikan pengalamannya. “Anak-anak yang mengenal sains sejak kecil akan lebih mudah mencintainya dan punya tujuan belajar yang tinggi,” katanya.
Nutrilon Royal Science Camp 2025: Dorong Anak Berpikir Kritis Lewat Pengalaman STEM
Brand Manager Nutrilon Royal, Velan Sormin, menuturkan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Nutrilon Royal untuk membentuk generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh. Selain Science Camp, Nutrilon juga menggelar Nutrilon Science Festival di Indonesia sebagai bentuk edukasi yang lebih luas. Festival ini memberi akses kegiatan stimulasi sains kepada lebih banyak keluarga agar semua anak Indonesia mendapatkan kesempatan belajar yang berkualitas.
Data dari World Economic Forum menunjukkan bahwa kemampuan seperti analisis kritis, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah akan menjadi tiga keterampilan utama di masa depan. Dengan memberikan anak-anak akses terhadap pendidikan berbasis STEM sejak dini, keluarga dapat menyiapkan mereka menjadi generasi adaptif dan siap menghadapi tantangan global.
“Baca juga : Pemerintah Bahas Ulang Aturan Amnesti dan Abolisi 2025”
Ajak Anak melalui program seperti Nutrilon Royal Science Camp, program tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi anak, tetapi juga aktif memberikan stimulasi yang tepat. Upaya ini selaras dengan tujuan membentuk anak-anak yang berpikiran terbuka, penuh semangat belajar, dan




Leave a Reply