thepoethouse.com – Bagian tubuh bayi yang tidak dianjurkan dioles kan minyak telon walaupun minyak telon telah lama menjadi bagian dari perawatan harian bayi di Indonesia. Sudah sering digunakan orang tua untuk memberikan rasa hangat dan kenyamanan bagi bayi setelah mandi. Aromanya yang khas juga dipercaya dapat menenangkan si Kecil. Namun, penting bagi orang tua untuk mengetahui bahwa kulit bayi sangat sensitif. Penggunaan minyak telon yang salah justru bisa menimbulkan iritasi bahkan reaksi alergi.
“Baca juga : Durasi Tidur Ideal yang Disarankan Dokter untuk Cegah Stroke”
Perhatikan Reaksi Kulit Bayi Setelah Pemakaian
Menurut dr. Aisya Fikritama, Sp.A, Dokter Spesialis Anak sekaligus Konselor ASI dan MPASI, penggunaan minyak telon harus disesuaikan dengan kondisi kulit bayi. Bila timbul reaksi seperti ruam, kemerahan, atau bayi tampak tidak nyaman, sebaiknya pemakaian segera dihentikan.
“Menggunakan minyak telon perlu diperhatikan, apalagi jika anak mengalami alergi atau iritasi kulit,” ujar dr. Aisya.
“Jika muncul reaksi kulit, maka harus dihentikan karena berarti kulitnya sensitif.”
Apabila gejala alergi tidak membaik dalam waktu singkat, segera konsultasikan ke dokter anak.
Area Tubuh yang Aman Diolesi Minyak Telon
Minyak telon boleh digunakan di beberapa bagian tubuh bayi untuk membantu menghangatkan tubuhnya. Area yang disarankan meliputi:
- Dada
- Perut
- Kaki
- Punggung
- Leher (secara ringan)
Menurut dr. Aisya, bagian-bagian ini memiliki banyak pembuluh darah halus di permukaan kulit. Saat diolesi minyak telon, pembuluh darah melebar, meningkatkan sirkulasi darah, dan membantu distribusi oksigen lebih efisien. Ini membantu tubuh bayi beradaptasi dengan suhu dingin.
Hindari Mengolesi Bagian Ini
Ada bagian tubuh bayi yang tidak boleh terkena minyak telon karena bisa berbahaya:
- Sekitar hidung
- Area dekat mata
- Sekitar mulut
- Telapak tangan
Telapak tangan perlu dihindari karena bayi sering memasukkan tangan ke mulut. Jika minyak telon tertelan, bisa menyebabkan gangguan pencernaan atau iritasi mulut. Area wajah seperti hidung dan mata sangat sensitif dan mudah teriritasi oleh kandungan minyak esensial dalam minyak telon.
Tips Aman Sebelum Mengoleskan Minyak Telon
Sebelum menggunakan minyak telon, lakukan uji coba alergi terlebih dahulu. Caranya:
- Teteskan sedikit minyak telon di punggung tangan bayi.
- Tunggu beberapa menit dan amati reaksinya.
- Jika muncul ruam atau iritasi, hentikan pemakaian.
“Sebaiknya dicoba terlebih dahulu di satu area kecil di tangan. Jika tidak muncul gejala alergi, maka aman digunakan,” jelas dr. Aisya.
Ia juga mengingatkan agar minyak telon tidak dipakai secara berlebihan atau setiap hari. Penggunaan berlebih bisa mengganggu kelembapan alami kulit bayi dan memicu iritasi jangka panjang.
Minyak telon memang bermanfaat untuk menghangatkan bagian tubuh bayi, tetapi penggunaannya harus bijak dan sesuai kebutuhan. Orang tua perlu mengetahui area tubuh yang aman dan yang harus dihindari. Selalu perhatikan reaksi kulit bayi setelah pemakaian, dan lakukan uji sensitivitas sebelum pemakaian rutin.
“Baca juga : Memberi Pertolongan Pertama untuk Korban Kesetrum Listrik”
Konsultasikan pada dokter anak jika muncul gejala yang tidak biasa. Dengan pemakaian yang tepat, minyak telon bisa tetap menjadi bagian aman dari perawatan harian bayi tanpa menimbulkan efek samping.




Leave a Reply