thepoethouse -Tim Garuda Baru yang mewakili Indonesia berhasil menjuarai Street Child World Cup (SCWC) 2026 kategori Boys Shield. Final berlangsung di Mexico City, Meksiko, pada Kamis malam waktu setempat. Indonesia mengalahkan Argentina melalui drama adu penalti. Skor akhir 3-2 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Partai final berlangsung sangat ketat. Pertandingan dimainkan dalam dua babak, masing-masing delapan menit. Indonesia unggul lebih dulu melalui gol Raehan Alfarezi. Gol tercipta pada menit keenam babak pertama. Argentina kemudian menyamakan kedudukan pada menit kedelapan babak kedua. Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir. Wasit melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti.
Pada babak penentuan, tiga eksekutor Indonesia sukses menjalankan tugas. Mereka adalah Raehan Alfarezi, Aryo Topan Artha Gading, dan Deno Mazra Rasyid. Ketiganya menaklukkan kiper Argentina. Sementara itu, dua eksekutor Argentina gagal. Kemenangan ini mengantarkan Indonesia meraih gelar juara Boys Shield.
Street Child World Cup adalah ajang sepak bola jalanan internasional untuk anak-anak terlantar. Turnamen ini bertujuan mengembalikan martabat mereka. SCWC 2026 di Meksiko diikuti 28 tim dari 26 negara. Indonesia kali ini mengirim Tim Garuda Baru yang terdiri dari anak-anak binaan organisasi sosial. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Pelatih Tim Garuda Baru, Budi Santoso, menyatakan kebanggaannya. “Anak-anak bermain dengan hati. Ini kemenangan untuk semua anak jalanan Indonesia,” ujarnya usai laga. Para pemain juga mendapat kesempatan bertukar budaya dengan peserta lain. Mereka mengikuti workshop hak anak dan pendidikan.
Kementerian Sosial RI mengapresiasi prestasi ini. Menteri Sosial berjanji akan terus mendukung pembinaan anak terlantar melalui olahraga. Ke depan, diharapkan semakin banyak anak jalanan yang terselamatkan dan meraih mimpi.
Baca juga:Seamus Coleman Akan Tinggalkan Everton di Akhir Musim
Kalahkan Argentina Lewat Adu Penalti 3-2
Tim Garuda Baru mencatatkan sejarah di Meksiko. Mereka menjadi juara Street Child World Cup (SCWC) 2026. Final kategori Boys Shield berlangsung di Mexico City. Indonesia mengalahkan Argentina lewat adu penalti. Skor akhir 3-2 setelah imbang 1-1 di waktu normal.
Pertandingan final berjalan ketat. Dua babak masing-masing delapan menit. Indonesia unggul lewat Raehan Alfarezi (menit keenam). Argentina menyamakan skor di menit kedelapan babak kedua. Adu penalti menjadi penentu. Raehan Alfarezi, Aryo Topan Artha Gading, dan Deno Mazra Rasyid sukses mengeksekusi. Dua penendang Argentina gagal.
Pada laga final, Garuda Baru menurunkan skuad terbaik. Samuel Steven Siagian sebagai penjaga gawang. Lini pertahanan: Deno Mazra Rasyid dan Aryo Topan Artha Gading. Sektor tengah: Danar Saputra, Dino Siswanto, dan Izul Hamid. Ujung tombak: Raehan Alfarezi. Cadangan: Rizki Firmansyah, Javasha, dan Mohamad Azriel Aliansyah.
Kemenangan ini bersejarah bagi Garuda Baru. Prestasi ini melampaui pencapaian terbaik Indonesia sebelumnya. SCWC adalah ajang sepak bola untuk anak jalanan. Turnamen pertama digelar 2010 di Afrika Selatan. Tujuannya mengembalikan martabat anak terlantar. SCWC 2026 diikuti 28 tim dari 26 negara. Indonesia kali ini mengirim anak binaan organisasi sosial. Mereka berasal dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.
Pelatih Budi Santoso bangga dengan perjuangan tim. “Mereka bermain dengan hati dan disiplin,” ujarnya. Kemenangan ini menjadi bukti potensi besar anak jalanan. Pemerintah berjanji meningkatkan pembinaan olahraga untuk anak terlantar. Ke depan, diharapkan lebih banyak anak jalanan terselamatkan. Mereka bisa meraih mimpi lewat sepak bola. Selamat untuk Tim Garuda Baru! Prestasi ini mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Lampaui Prestasi Semifinal Rusia 2018
Tim Garuda Baru sukses mengukir sejarah di Meksiko. Mereka keluar sebagai juara kategori Boys Shield. Prestasi ini melampaui capaian Indonesia di edisi sebelumnya. Pada SCWC 2018 di Rusia, tim putra Indonesia hanya sampai semifinal. Kini Garuda Baru membawa pulang gelar juara.
Final berlangsung sengit melawan Argentina. Skor imbang 1-1 di waktu normal. Adu penalti dimenangi Indonesia 3-2. Tiga eksekutor sukses: Raehan Alfarezi, Aryo Topan Artha Gading, dan Deno Mazra Rasyid. Kemenangan ini menjadi yang terbaik sepanjang keikutsertaan Indonesia.
Keberangkatan Tim Garuda Baru ke SCWC 2026 mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mendukung penuh. Dukungan itu menegaskan bahwa partisipasi anak-anak di SCWC bukanlah tujuan akhir. Ini adalah bagian dari upaya jangka panjang. Tujuannya membuka akses masa depan yang lebih baik. Caranya melalui pendidikan, pengembangan diri, dan pembinaan karakter.
Street Child World Cup pertama kali digelar 2010 di Afrika Selatan. Ajang ini mempertemukan anak-anak terlantar dari berbagai negara. SCWC 2026 diikuti 28 tim dari 26 negara. Indonesia mengirim anak-anak binaan organisasi sosial dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.
Kemenangan ini menjadi bukti potensi besar anak jalanan Indonesia. Pemerintah berjanji akan terus mendukung pembinaan olahraga bagi mereka. Pelatih Budi Santoso mengatakan, “Ini kemenangan untuk semua anak jalanan Indonesia.” Dengan prestasi ini, diharapkan semakin banyak anak terlantar yang terselamatkan. Mereka bisa meraih mimpi lewat sepak bola dan pendidikan. Selamat untuk Garuda Baru! Indonesia bangga.
Baca juga:Usyk Diizinkan Pertahankan Gelar WBA Lawan Rico Verhoeven




Leave a Reply