thepoethouse.com -Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, akan menghadapi pasangan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana di babak kedua Indonesia Masters 2026.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung Kamis (22/1) di Istora, Senayan, Jakarta.
Jafar/Felisha melaju ke babak kedua setelah menundukkan ganda Denmark Kristoffer Kolding/Mette Werge dua gim langsung.
Skor kemenangan mereka adalah 21-14 dan 21-19, menunjukkan permainan yang dominan dan stabil.
Sementara itu, Dejan/Bernadine sudah memastikan tiket babak kedua lebih dulu.
Pasangan ini mengatasi ganda Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing dengan skor 21-10, 21-17.
Kemenangan kedua pasangan menegaskan kualitas ganda campuran Indonesia di level internasional.
Pelatih berharap pertandingan babak kedua akan berjalan sengit dan menarik bagi penonton.
Menurut analis bulu tangkis, Jafar/Felisha memiliki keunggulan mobilitas dan kecepatan di depan net.
Sementara Dejan/Bernadine unggul dalam kekuatan pukulan dan penempatan bola dari belakang lapangan.
Pertemuan ini menjadi sorotan karena kedua pasangan Indonesia berpeluang melaju jauh di turnamen.
Kemenangan akan membuka peluang meraih poin ranking dunia yang signifikan untuk kedua tim.
Indonesia Masters 2026 menjadi ajang penting bagi persiapan turnamen internasional berikutnya.
Para pemain berharap tampil maksimal untuk membawa prestasi dan mendulang dukungan penonton.
Baca juga:“Vinicius Puas Cetak Gol di Tengah Tekanan dan Kritik”
Jafar/Felisha Siap Adaptasi Pola Lawan di Babak Kedua
Jafar menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan fokus di lapangan.
“Kami mau jaga kondisi, kalau soal pola permainan, sudah sama-sama tahu. Semoga bisa kurangi kesalahan sendiri dan cepat adaptasi,” ujarnya dalam konferensi pers Rabu.
Meski berhasil menang di babak pertama, Felisha mengakui masih perlu evaluasi.
Ia mengaku kerap salah mengantisipasi pergerakan lawan dan berencana memperbaiki konsistensi pukulan.
Pasangan Jafar/Felisha melaju ke babak kedua setelah menundukkan ganda Denmark Kristoffer Kolding/Mette Werge dua gim langsung 21-14, 21-19.
Sementara lawan mereka, Dejan/Bernadine, menang atas ganda Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing 21-10, 21-17.
Pelatih menekankan pentingnya adaptasi cepat terhadap perubahan pola permainan lawan.
Strategi yang fleksibel dianggap kunci memenangkan babak kedua yang diprediksi sengit.
Menurut analis bulu tangkis, Jafar/Felisha unggul mobilitas dan kontrol di depan net.
Sedangkan Dejan/Bernadine memiliki pukulan kuat dari belakang dan kemampuan menempatkan bola secara presisi.
Pertandingan ini juga menjadi ajang evaluasi bagi Jafar/Felisha untuk memperkuat kerja sama dan komunikasi.
Kesalahan minor di lapangan dapat memengaruhi jalannya pertandingan secara signifikan.
Dengan dukungan penonton di Istora, kedua pasangan diprediksi menampilkan permainan cepat dan atraktif.
Babak kedua Indonesia Masters 2026 menjadi momen penting untuk meraih poin ranking dunia dan kepercayaan diri.
Jafar/Felisha Evaluasi Performa dan Nikmati Dukungan Penonton di Istora
Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, menilai performa mereka di babak pertama Indonesia Masters 2026.
Pasangan ini bersiap menghadapi Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana di babak kedua, Kamis (22/1) di Istora, Senayan, Jakarta.
Felisha menyebut ada perubahan pola permainan lawan di gim kedua yang sempat membuat mereka lambat mengantisipasi.
Selain itu, kondisi angin dan faktor non-teknis menjadi tantangan yang perlu ditingkatkan lagi.
“Dari lawan memang ada perubahan permainan, dan dari kaminya juga lambat mengantisipasi. Terus ada perubahan kondisi angin dan secara non-teknis perlu ditingkatkan lagi,” ujar Felisha.
Meskipun menghadapi tantangan, Jafar/Felisha merasa senang dengan dukungan penonton tuan rumah.
Kehadiran penonton memberikan semangat tambahan yang jarang didapat ketika bertanding di luar negeri.
Felisha menambahkan, meski dukungan positif, terlalu bersemangat juga bisa menjadi tekanan mental.
“Kalau kami terlalu excited, terlalu mikirin apa segala macam, itu malah beban. Jadi lebih dikontrol saja,” jelasnya.
Pasangan Jafar/Felisha sebelumnya memastikan tiket babak kedua setelah mengalahkan ganda Denmark Kristoffer Kolding/Mette Werge 21-14, 21-19.
Sementara lawan mereka, Dejan/Bernadine, menang atas ganda Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing 21-10, 21-17.
Baca juga:“Fadli Raih Emas APG 2025 Berkat Cinta dan Konsistensi di Balap Sepeda”




Leave a Reply