thepoethouse.com -Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, memanfaatkan jeda satu hari pertandingan di Orleans Masters 2026 untuk pemulihan fisik dan evaluasi permainan. Langkah ini dilakukan setelah mereka memastikan tiket babak 16 besar BWF World Tour Super 300 di Palais des Sports, Orleans, Prancis, Selasa waktu setempat.
Pasangan unggulan ketiga itu memulai turnamen dengan kemenangan meyakinkan atas ganda Taiwan, Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei, dengan skor 21-13, 21-15 pada babak pertama. Kemenangan ini menunjukkan kesiapan teknis dan mental mereka menghadapi kompetisi level tinggi.
“Kami masih punya waktu untuk persiapan ke babak 16 besar. Kami akan latihan lagi dan evaluasi lagi apa yang masih kurang,” ujar Bagas Maulana dalam keterangan tertulis PP PBSI. Evaluasi ini mencakup aspek teknis, strategi, dan kekompakan pasangan di lapangan.
Selain fokus teknis, Leo/Bagas juga menyesuaikan diri dengan kondisi arena. Bagas menyoroti karakter shuttlecock yang lebih cepat dibandingkan turnamen sebelumnya di tur Eropa. Adaptasi ini penting untuk menjaga ritme permainan dan memaksimalkan peluang kemenangan di babak selanjutnya.
Baca juga:“Arteta Puji Kontribusi Eze Usai Tampil Solid Bersama Arsenal”
Kemenangan Awal untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, memanfaatkan kemenangan pada laga pembuka Orleans Masters 2026 untuk meningkatkan kepercayaan diri menjelang babak 16 besar. Kemenangan ini menjadi modal penting meski mereka sempat berada dalam tekanan di awal pertandingan.
“Kami tadi start-nya sempat ketinggalan cukup jauh. Setelah itu kami coba komunikasi, fokus memperbaiki permainan masing-masing dan mengurangi kesalahan sendiri. Setelah itu kami bisa lebih tenang dan keluar dari tekanan,” kata Leo Rolly Carnando dalam keterangan resmi PP PBSI.
Leo menambahkan, performa mereka menunjukkan perkembangan setelah evaluasi dari hasil kurang maksimal di Super 1000 All England. Perbaikan ini terus berlanjut hingga mereka tampil lebih baik di Super 300 Swiss Open sebelum Orleans Masters.
Kemenangan awal ini tidak hanya memberikan modal mental tetapi juga membantu pasangan unggulan ketiga Indonesia menyesuaikan strategi permainan dengan karakter lawan dan kondisi shuttlecock di arena Orleans. Adaptasi cepat menjadi kunci menjaga ritme dan meminimalkan kesalahan sendiri.
Tim pelatih PP PBSI menekankan pentingnya komunikasi intens di lapangan. Leo/Bagas terus berlatih teknik servis, variasi pukulan, dan penempatan strategi untuk menghadapi lawan yang lebih tangguh di babak 16 besar.
Tampil Solid dan Tunggu Lawan di Babak 16 Besar Orleans Masters
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, menunjukkan permainan solid setelah membalikkan keadaan di gim pertama pada laga pembuka Orleans Masters 2026. Kemenangan ini memastikan mereka lolos ke babak 16 besar BWF World Tour Super 300.
“Dari All England yang di bawah standar lalu di Swiss Open kami merasa ada perbaikan. Bermain bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana cara mengatasinya. Di sini kami mau coba lebih baik lagi,” ujar Leo dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pasangan unggulan ketiga itu mampu mengendalikan permainan di gim kedua, mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-15. Performa ini menjadi bukti kematangan strategi dan adaptasi cepat terhadap kondisi arena Orleans, termasuk karakter shuttlecock yang lebih cepat dibanding turnamen sebelumnya.
Leo/Bagas kini menunggu lawan mereka di babak kedua, yang berasal dari pemenang laga antara wakil tuan rumah Baptiste Labarthe/Quentin Ronget melawan pasangan Belgia Iijo Van Delsen/Yaro Van Delsen. Analisis lawan ini menjadi fokus tim pelatih PP PBSI untuk strategi berikutnya.
Tim pelatih menekankan pentingnya komunikasi di lapangan, kontrol mental, dan adaptasi teknis. Evaluasi dari turnamen sebelumnya seperti Super 1000 All England dan Super 300 Swiss Open membantu Leo/Bagas memperbaiki kesalahan dan meningkatkan ritme permainan.
Selain strategi teknis, fokus pada pemulihan fisik juga menjadi prioritas. Jeda pertandingan dimanfaatkan untuk latihan ringan, simulasi pukulan, dan pemulihan stamina, agar performa tetap optimal di babak 16 besar.




Leave a Reply