thepoethouse -Pebalap Astra Honda Racing Team, Rheza Danica Ahrens, mencetak podium pada seri pembuka Asia Road Racing Championship 2026 di Sepang. Ia memanfaatkan manuver krusial di tikungan terakhir untuk mengamankan posisi kedua.
Balapan berlangsung di Sirkuit Sepang dalam kondisi lintasan basah setelah hujan. Situasi ini meningkatkan tingkat kesulitan sekaligus membuka peluang strategi berbeda bagi para pebalap.
Rheza tampil di kelas Asia Production 250 dan menunjukkan performa kompetitif sejak awal akhir pekan. Ia memulai balapan pertama dari pole position dan bersaing di barisan depan. Namun, ia hanya mampu finis di posisi kelima pada lomba tersebut.
Pada balapan kedua, Rheza sempat tercecer hingga posisi kedelapan. Ia kemudian menerapkan strategi balap yang lebih terukur dan fokus menjaga ritme. Secara bertahap, ia berhasil menembus kembali kelompok terdepan.
Momentum penentuan terjadi di tikungan terakhir lap akhir. Rheza melihat celah dan langsung melakukan manuver agresif. Ia berhasil menyalip tiga pebalap sekaligus dan mengunci posisi kedua saat finis.
“Saya bersyukur atas pencapaian podium hari ini,” ujar Rheza usai balapan. Ia menilai strategi dan ketenangan menjadi kunci keberhasilannya di kondisi lintasan sulit.
Hasil ini melengkapi capaian tim setelah Herjun Atna Firdaus meraih posisi ketiga di kelas Supersport 600. Dengan demikian, AHRT mengoleksi dua podium pada putaran pembuka musim ini.
Baca juga:“Tim Tenis Putri Indonesia Lolos Playoff BJK Cup, PELTI Siapkan Program Khusus”
Rheza Naik ke Posisi Dua Klasemen, AHRT Tunjukkan Konsistensi di ARRC
Pebalap Astra Honda Racing Team, Rheza Danica Ahrens, memperkuat posisinya di papan atas klasemen sementara. Hasil podium di seri pembuka menjadi modal penting dalam perebutan gelar musim ini.
Rheza kini menempati posisi kedua klasemen dengan raihan 31 poin. Pencapaian tersebut membuka peluang besar untuk bersaing dalam perburuan gelar Asia Road Racing Championship 2026. Ia menunjukkan konsistensi dan kemampuan adaptasi sepanjang akhir pekan balap.
Ia mengaku fokus beradaptasi dengan kondisi lintasan yang berubah akibat cuaca. Strategi balap disusun untuk memaksimalkan peluang di momen krusial. “Saya fokus beradaptasi dan memanfaatkan tikungan terakhir,” ujarnya.
Di kelas Supersport 600, Herjun Atna Firdaus tampil kompetitif. Ia meraih podium ketiga pada balapan pertama setelah duel ketat di lap akhir. Pada balapan kedua, ia finis di posisi ketujuh dan tetap menjaga posisi klasemen.
Herjun menilai hasil podium menjadi motivasi tambahan untuk seri berikutnya. Ia bertekad kembali naik podium dan meningkatkan performa tim. Konsistensinya menjadi faktor penting dalam persaingan kelas menengah tersebut.
Sementara itu, Fadillah Arbi Aditama menunjukkan perkembangan positif. Pada debutnya di kelas SS600, ia finis keenam di balapan pertama. Ia kemudian menembus lima besar pada balapan kedua meski memulai dari posisi ke-10.
Klasemen Sementara ARRC 2026: Pebalap AHRT Tampil Kompetitif di Semua Kelas
Pebalap Astra Honda Racing Team menunjukkan performa kompetitif pada seri pembuka Asia Road Racing Championship 2026. Hasil di Sepang menjadi modal penting menghadapi musim yang masih panjang.
Di kelas Supersport 600, Herjun Atna Firdaus menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan 25 poin. Ia meraih hasil konsisten dari dua balapan dan menjaga peluang bersaing di papan atas.
Sementara itu, Fadillah Arbi Aditama berada di peringkat kedelapan dengan 21 poin. Ia menunjukkan progres positif pada musim debutnya di kelas tersebut. Adaptasinya berjalan cepat meski menghadapi persaingan ketat.
Di kelas Asia Superbike 1000, M. Adenanta Putra tampil stabil. Ia finis di posisi ketujuh pada dua balapan di Sepang. Hasil tersebut menempatkannya di posisi keenam klasemen dengan 18 poin.
Manajemen tim menilai hasil ini sebagai awal yang menjanjikan. General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyebut performa pebalap sesuai harapan. Ia menilai strategi tim berjalan efektif di lintasan.
“Ini awal yang baik. Para pembalap menunjukkan semangat juang tinggi,” ujar Andy. Ia menambahkan bahwa konsistensi akan menjadi kunci dalam menghadapi seri berikutnya.
ARRC 2026 masih menyisakan lima putaran. Seri selanjutnya akan digelar di Chang International Circuit, Thailand, pada 8 hingga 10 Mei. Sirkuit tersebut dikenal menantang dengan karakter teknis yang berbeda.
Ke depan, AHRT perlu menjaga momentum positif dari seri pembuka. Konsistensi performa dan strategi adaptif akan menentukan peluang meraih gelar musim ini.
Baca juga:“Dewa United FC Targetkan Finis di Posisi Enam Besar Musim Ini”




Leave a Reply