- thepoethouse – Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez mengaku melakukan kesalahan besar di sesi latihan MotoGP Grand Prix Amerika Serikat. Insiden terjadi pada sesi latihan bebas 1 di Circuit of The Americas (COTAS), Texas, Sabtu. Marc harus terjatuh keluar dari lintasan dengan posisi tangannya yang tidak sempurna. Badannya langsung masuk menghantam graveyard hingga membuatnya mendapatkan perawatan darurat. “Saya merasa bahwa itu bukanlah langkah baik untuk memulai. Itu adalah sebuah kesalahan besar,” ujar Marquez dikutip dari laman resmi MotoGP.
Kecelakaan ini menjadi awal yang kurang ideal bagi pembalap berjuluk Baby Alien tersebut. Ia mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan dalam mengendalikan motornya. Untungnya, meskipun terjatuh keras, ia masih bisa kembali ke sirkuit. Kondisi ini menambah panjang daftar insiden yang pernah dialami Marquez di COTA. Sirkuit ini memang menjadi salah satu trek favoritnya dengan catatan prestasi gemilang di masa lalu.
Marc Marquez sebelumnya telah mendominasi balapan di COTA dengan sembilan kemenangan. Namun, cedera bahu yang pernah dialaminya di masa lalu tetap menjadi perhatian. Usai insiden latihan ini, tim medis segera memberikan perawatan darurat untuk memastikan kondisinya. Marquez sendiri mengaku bersyukur masih bisa melanjutkan sesi latihan. “Untungnya saya sudah berada di sini untuk bisa kembali ke sirkuit,” imbuhnya.
Ke depan, Marquez dan tim Ducati Lenovo akan mengevaluasi penyebab kecelakaan tersebut. Fokus utama adalah memastikan kondisi fisik pembalap sebelum sesi kualifikasi dan balapan. COTA dikenal sebagai sirkuit yang menuntut fisik tinggi dengan banyak tikungan cepat. Dengan pengalaman dan kemampuannya, Marquez diharapkan bisa bangkit dari insiden ini. Para penggemar pun menantikan aksinya untuk kembali bersaing di depan publik Amerika.
“Baca Juga : Norris Percaya Diri McLaren Bisa Buat Mobil Tercepat Musim Ini“
Marc Marquez Bangkit dari Kecelakaan, Dominasi COTA Berlanjut dengan Lolos ke Q2
Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez menunjukkan mental juara setelah mengalami kecelakaan di sesi latihan bebas MotoGP Amerika Serikat. “Saya percaya sangat besar kepada sirkuit, motor, dan saya sendiri untuk bisa memulai kembali sesi dengan kondisi yang baik. Pada akhirnya saya memulai balapan dengan lebih hati-hati lagi,” imbuh jawara dunia tersebut. Meskipun pergelangan tangan kirinya masih diperban akibat luka-luka, ia memutuskan tetap tampil. Kepercayaan diri dan pengalamannya membawanya kembali ke lintasan dengan penuh perhitungan.
Pembalap asal Spanyol itu nyatanya masih menunjukkan dominasinya di Circuit of The Americas (COTAS). Ia tampil terdepan setelah mencatatkan waktu 2 menit 00,927 detik pada sesi latihan. Marc tampil menjanjikan dengan mengatasi perlawanan sengit dari para pesaingnya. Ai Ogura, Fabio Di Giannantonio, dan Marco Bezzecchi terus berebut posisi terdepan sepanjang sesi. Namun, Marc tetap unggul dan membuktikan kelasnya di trek favoritnya.
Kecelakaan yang terjadi di awal sesi tidak menyurutkan langkah Marc untuk bangkit. Ia mengakui bahwa kehati-hatian menjadi kunci setelah insiden tersebut. Dengan kondisi fisik yang tidak sepenuhnya prima, Marc tetap mampu bersaing di level tertinggi. Hasil ini menjadi bukti kedewasaannya dalam membaca situasi balapan. Tim Ducati Lenovo pun memberikan dukungan penuh agar Marc dapat tampil maksimal.
Dengan hasil cukup menjanjikan di sesi latihan, Marc secara otomatis melangkah ke sesi kualifikasi 2 (Q2). Q2 akan berlangsung di COTA pada Minggu dini hari WIB. Peluang untuk meraih pole position masih terbuka lebar baginya. Para penggemar pun menantikan aksi Marc dalam menentukan posisi start. Dominasinya di COTA yang telah mencatat sembilan kemenangan menjadi modal berharga. Kini, semua mata tertuju pada apakah Marc dapat mengonversi performa apik ini menjadi hasil maksimal di balapan utama.
“Baca Juga : Mercedes Gandeng Yohji Yamamoto Luncurkan Seragam Balap“




Leave a Reply