thepoethouse –  Manchester United (MU) menelan kekalahan mengejutkan 0-1 dari Everton pada pekan ke-12 Liga Inggris 2025-2026 di Old Trafford. Everton menang berkat gol tunggal Kieran Dewsbury-Hall pada menit ke-29 meski bermain dengan sepuluh pemain. Hasil ini membuat The Red Devils kembali tampil tidak konsisten di depan pendukung sendiri.
Everton kehilangan Idrissa Gueye pada menit ke-13 setelah sang gelandang menerima kartu merah karena menampar wajah rekan setimnya, Michael Keane. Insiden itu memicu ketegangan dan membuat Jordan Pickford harus menenangkan Gueye sebelum keluar lapangan. Kondisi tersebut seharusnya memberi keuntungan besar bagi MU.
United mencoba meningkatkan tekanan setelah unggul jumlah pemain. Mereka menguasai bola dan membangun serangan melalui kedua sisi lapangan. Namun, kualitas penyelesaian akhir MU tetap buruk dan membuat tekanan mereka sia-sia.
BACA JUGA : “Gunung di Ethiopia Meletus Setelah 12 Ribu Tahun”
Everton justru tampil lebih efektif saat menyerang. Serangan balik cepat mereka menghasilkan gol Dewsbury-Hall yang memanfaatkan celah di lini tengah United. Tembakan kerasnya gagal dihentikan kiper United. Gol itu membuat ritme permainan berubah drastis.
Manchester United berusaha membalas pada babak kedua. Mereka menciptakan beberapa peluang matang namun gagal menaklukkan Pickford yang tampil sangat solid. Everton bertahan dengan disiplin dan menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Kemenangan ini mengangkat Everton ke peringkat 11 dengan 18 poin. Manchester United memiliki jumlah poin yang sama namun tertahan di posisi 10 karena selisih gol. Kekalahan ini kembali memunculkan kritik atas performa inkonsisten Manchester United musim ini. Mereka harus segera memperbaiki penyelesaian akhir sebelum laga sulit berikutnya.
Everton Tekuk Manchester United Meski Bermain dengan 10 Pemain
Manchester United harus menelan kekalahan mengejutkan 0-1 dari Everton pada pekan ke-12 Liga Inggris 2025-2026 di Old Trafford. Everton meraih kemenangan melalui gol tunggal Kieran Dewsbury-Hall pada menit ke-29, meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13.
Wasit Tony Carrington memberi kartu merah kepada Idrissa Gueye karena menampar Michael Keane. Keputusan ini membuat Everton berada dalam tekanan, namun mereka tetap tampil disiplin. Manchester United mencoba memanfaatkan keunggulan pemain, tetapi serangan mereka tidak efektif sepanjang babak pertama.
Everton kemudian mencuri peluang melalui serangan cepat. Dewsbury-Hall melepaskan sepakan terukur yang menembus gawang tuan rumah. Manchester United meningkatkan intensitas permainan setelah kebobolan, namun tetap kesulitan menembus pertahanan rapat Everton.
BACA JUGA : “Kasus Proyek RSUD Koltim, KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru”
Tim asuhan Erik ten Hag menguasai 70 persen bola dan menciptakan empat peluang tepat sasaran. Everton hanya memiliki satu shot on target, tetapi itu cukup untuk meraih kemenangan. Pertandingan berakhir dengan skor 0-1 dan memicu kekecewaan besar para pendukung Manchester United.
verton Perketat Pertahanan, Manchester United Tetap Gagal Menyamakan Skor
Setelah tertinggal, Manchester United menekan lini belakang Everton melalui kombinasi Zirkzee, Mbeumo, dan Bruno Fernandes. Namun, peluang mereka selalu digagalkan oleh Jordan Pickford yang tampil solid sepanjang laga.
Everton fokus menjaga blok pertahanan rendah untuk mempertahankan keunggulan. Garis pertahanan mereka semakin rapat seiring berjalannya waktu. Manchester United terus mengalirkan umpan silang dan tembakan jarak jauh, tetapi tidak ada yang menghasilkan gol.
Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk memperbaiki kreativitas tim. Namun, Everton tetap bertahan dengan disiplin hingga menit terakhir. Usaha Manchester United berakhir sia-sia dan mereka harus menerima kekalahan di kandang sendiri.
Susunan pemain dan detail pertandingan tetap mencerminkan duel ketat yang berlangsung sengit. Everton akhirnya pulang membawa tiga poin berharga meski bermain dengan 10 pemain.




Leave a Reply