thepoethouse.com -Klub Tenis Meja ONIC Sports menyiapkan petenis meja andalannya, Muhamad Naufal Junindra Irawan, untuk mengejar tiket Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.
Kepala Divisi Tenis Meja ONIC Sports, Yon Mardiono, menyatakan bahwa Naufal saat ini menjadi atlet yang paling mendekati target minimum ranking untuk mengikuti Olimpiade. “Sekarang ini yang mendekati target ke minimum ranking untuk ikut Olimpiade adalah Naufal Junindra,” ujar Yon kepada media di Jakarta, Kamis.
Naufal, yang baru saja meraih medali perunggu pada SEA Games Thailand 2025, saat ini berada di peringkat 91 dunia untuk kategori U-17. ONIC Sports menargetkan agar ia bisa menembus 60 besar dunia agar memenuhi syarat kualifikasi Olimpiade.
Untuk mencapai target itu, ONIC Sports membidik sejumlah turnamen internasional dari Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF), termasuk WTT Cappadocia, WTT Tunisia, WTT Smash Singapura, WTT Dusseldorf, WTT Kroasia, dan WTT Slovakia. Partisipasi di ajang ini dinilai penting untuk meningkatkan peringkat dan pengalaman Naufal di level internasional.
Baca juga:“NPC Indonesia bangun regenerasi atlet lewat APG Thailand 2025”
ONIC Sports Tingkatkan Atlet Muda Demi Prestasi Internasional
ONIC Sports terus membina 16 atlet muda untuk bersaing di level internasional, dengan tujuan menancapkan prestasi tenis meja Indonesia di kancah global.
Kepala Divisi Tenis Meja ONIC Sports, Yon Mardiono, menjelaskan bahwa klub yang telah berjalan dua tahun ini menyediakan fasilitas lengkap. “Kami memiliki tempat latihan terpadu, pelatih umum dan fisik, divisi psikologi, fisioterapi, dan lainnya,” katanya. Fasilitas ini dirancang agar atlet bisa berkompetisi dengan standar internasional.
Yon menekankan target besar klub, termasuk menembus peringkat 100 dunia, kembali meraih gelar SEA Games, serta berpartisipasi di Olimpiade. “Kami mempunyai cita-cita untuk bersaing hingga level dunia sehingga kami mulai dengan fasilitas yang mendukung itu semua,” ujar Yon.
Pelatih ONIC Tekankan Latihan Intensif Demi Prestasi Atlet Tenis Meja
Pelatih Kepala ONIC Sports, Anton Suseno, menegaskan atlet harus terus meningkatkan teknik dan performa untuk meraih prestasi.
Anton mengatakan tujuan utama pembinaan adalah agar atlet dapat mengharumkan nama Indonesia di level internasional.
“Harapannya atlet-atlet kami bisa digunakan negara untuk berprestasi di tingkat dunia,” kata Anton.
Para atlet berlatih dua kali sehari, termasuk latihan fisik dua kali seminggu.
Selain itu, program latihan servis dilakukan setiap pagi untuk meningkatkan ketepatan dan kecepatan pukulan.
Tim pelatih juga memastikan kebutuhan gizi atlet terpenuhi, termasuk makanan dan minuman yang mendukung performa.
Semua atlet dituntut fokus menjalankan tugas utama: berlatih, bertanding, dan meningkatkan kemampuan teknis.
Anton menekankan dukungan tim pelatih dan manajemen klub sangat penting untuk meraih prestasi tertinggi.
Baca juga:“Prabowo paparkan soal energi dan hilirisasi ke rektor dan guru besar”




Leave a Reply