thepoethouse.com -Pelita Jaya Jakarta mempertahankan performa impresif di IBL 2026 dengan sapu bersih setengah musim kompetisi reguler. Hingga pekan ketujuh, tim asuhan David Singleton mengoleksi rekor sempurna 10–0, menempatkan mereka di puncak klasemen sementara.
Menurut laman resmi IBL pada Senin dinihari, Pelita Jaya telah mengumpulkan 20 poin setelah tujuh pekan pertandingan, unggul satu poin dari pesaing terdekatnya. Dominasi ini semakin mempertegas status mereka sebagai kandidat juara utama musim ini.
Pada laga terakhir pekan ketujuh di GMSB, Kuningan, Jakarta, Minggu (22/2) malam, Pelita Jaya menang 81–75 atas Bogor Hornbills. Meski sempat tertinggal, skuad yang dipimpin oleh Andakara Prastawa menunjukkan mental kuat di kuarter keempat untuk membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan.
“Kami fokus menjaga konsistensi dan intensitas permainan dari awal hingga akhir,” ujar Pelatih David Singleton seusai pertandingan. “Mental juara dan kedisiplinan menjadi kunci performa kami saat ini.”
Di posisi kedua klasemen sementara, Satria Muda Pertamina Bandung menempati peringkat kedua dengan catatan rekor 9–1 dan total 19 poin. Tim yang diasuh oleh Djordje Jovicic ini menunjukkan persaingan ketat di papan atas liga.
Sapu bersih setengah musim oleh Pelita Jaya menandai awal kuat yang langka dalam sejarah kompetisi IBL. Rekor tanpa kekalahan ini juga menjadi sinyal bagi tim peserta lain bahwa persaingan menuju gelar juara akan semakin sengit.
Baca juga:“Hasil La Liga Spanyol Pekan 25: Villarreal Menag Tipis, Celta Vigo Kalahkan Mallorca”
Cesar Camara ke Peringkat Tiga, Pacific Caesar Tetap di Dasar Klasemen
Abraham Damar Grahita tampil gemilang untuk Cesar Camara, membungkam juara IBL 2025, Dewa United Banten, dengan skor 92-88 di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu (21/2). Kemenangan ini mengokohkan posisi Cesar Camara di tiga besar klasemen sementara IBL 2026.
Bogor Hornbills menempati peringkat ketiga dengan total 18 poin dan rekor 8-2, mengikuti jejak Cesar Camara yang menunjukkan performa mengejutkan. Tim asuhan Cesar Camara berhasil konsisten di paruh musim pertama, menandai awal musim yang solid dan kompetitif.
Skuad Cesar Camara menekankan kerja sama tim, ketangguhan mental, dan strategi ofensif yang fleksibel. Abraham Damar menjadi kunci kemenangan, mencetak poin krusial pada kuarter akhir, sehingga mengamankan kemenangan tipis atas Dewa United.
Di sisi lain, Pacific Caesar Surabaya menjadi antitesis dominasi Pelita Jaya. Tim yang dilatih Andika Supriadi belum meraih kemenangan dalam 10 pertandingan, sehingga menempati posisi dasar klasemen di peringkat ke-11. Kekalahan beruntun ini menunjukkan perlunya evaluasi strategi dan penguatan skuad untuk menghadapi paruh musim kedua.
Setengah Musim dan Kokoh di Puncak Klasemen IBL 2026
Pelita Jaya Jakarta tampil dominan di IBL 2026 dengan rekor sempurna 10-0 hingga pekan ketujuh, menempatkan mereka di puncak klasemen sementara. Skuad asuhan David Singleton menunjukkan konsistensi dan kedisiplinan tinggi, menjadikan tim ini unggulan kuat juara musim ini.
Menurut laman resmi IBL, Pelita Jaya telah mengumpulkan 20 poin setelah setengah musim. Catatan ini mengungguli pesaing terdekat, Satria Muda Pertamina Bandung, yang menempati peringkat kedua dengan rekor 9-1 dan total 19 poin.
Pada laga pekan ketujuh di GMSB, Kuningan, Jakarta, Minggu (22/2), Pelita Jaya menundukkan Bogor Hornbills dengan skor 81-75. Meski sempat tertinggal, skuad yang dipimpin Andakara Prastawa berhasil membalikkan skor di kuarter keempat, menegaskan mental juara mereka.
Pelatih Singleton menekankan pentingnya menjaga intensitas permainan di setiap kuarter. “Kami fokus pada konsistensi, disiplin, dan kerja sama tim. Mental juara membantu kami menghadapi tekanan di menit-menit akhir,” ujarnya.
Baca juga:“Camila Zamorano Pertahankan Gelar Juara WBC Setelah Mengatasi Ruiz”




Leave a Reply