thepoethouse.com -Petarung kelas menengah UFC Joe Pyfer mengalahkan mantan juara Israel Adesanya dalam ajang UFC Seattle. Laga berlangsung di Climate Pledge Arena, Seattle, Amerika Serikat, Minggu WIB. Hasil ini memperpanjang tren negatif Adesanya menjadi empat kekalahan beruntun.
Sejak ronde pertama, kedua petarung langsung tampil agresif. Mereka bertukar serangan dalam duel berdiri yang intens. Adesanya mengandalkan tendangan kepala dan lutut melompat untuk menekan lawan. Salah satu serangan lututnya sempat mengenai leher Pyfer.
Pyfer merespons dengan kombinasi pukulan cepat ke arah kepala. Ia juga mencoba mengubah ritme dengan membawa pertarungan ke bawah. Meski Adesanya mampu menahan beberapa percobaan takedown di awal ronde, tekanan terus meningkat.
Adesanya tetap konsisten menyerang kaki lawan menggunakan tendangan betis. Strategi ini bertujuan mengurangi mobilitas Pyfer. Namun, Pyfer menunjukkan ketahanan dan terus mencari celah untuk mendominasi.
Menjelang akhir ronde pertama, Pyfer berhasil melakukan takedown krusial. Momen itu memberinya kendali dan kepercayaan diri memasuki ronde berikutnya. Dominasi di atas kanvas menjadi kunci perubahan arah laga.
Baca juga:“Enzo Fernandez dan Nico Paz Antar Argentina Menang Tipis 2-1 atas Mauritania”
Pyfer Hentikan Adesanya Lewat Ground and Pound di UFC Seattle
Joe Pyfer meraih kemenangan penting atas Israel Adesanya dalam ajang UFC Seattle. Pertarungan berakhir setelah wasit menghentikan laga akibat serangan ground and pound. Hasil ini memperpanjang kekalahan beruntun Adesanya menjadi empat kali.
Sejak awal ronde, kedua petarung terlibat duel berdiri yang intens. Mereka saling melancarkan pukulan keras dan beberapa kali mendaratkan serangan bersih. Pertarungan berlangsung terbuka dengan tempo tinggi dari kedua sisi.
Pyfer mulai menemukan momentum setelah membaca pola serangan lawannya. Ia berhasil menjatuhkan Adesanya ke kanvas melalui kombinasi serangan dan tekanan fisik. Posisi tersebut menjadi titik balik dalam jalannya pertarungan.
Setelah menjatuhkan lawan, Pyfer segera mengamankan posisi mount. Ia kemudian mencoba mengambil back control untuk memperkuat dominasi. Adesanya berusaha bertahan dengan teknik defensif dan pergerakan tubuh.
Dengan sisa waktu sekitar dua menit, tekanan Pyfer semakin meningkat. Ia mengubah strategi dari kontrol menjadi serangan agresif. Serangan ground and pound dilancarkan secara bertubi-tubi tanpa memberi ruang bagi Adesanya.
Puji Adesanya Usai Kemenangan, Mantan Juara Tegaskan Tak Pensiun
Joe Pyfer meraih kemenangan besar atas Israel Adesanya di ajang UFC Seattle. Kemenangan ini memperpanjang rekor buruk Adesanya menjadi empat kekalahan beruntun. Meski menang dominan, Pyfer tetap menunjukkan respek tinggi kepada mantan juara tersebut.
Dalam wawancara pascapertandingan, Pyfer mengaku sudah membayangkan momen kemenangan itu sebelumnya. Ia menyebut pertarungan berjalan sesuai ekspektasinya. Keyakinan tersebut terbukti setelah ia mengendalikan jalannya laga.
Pyfer juga menilai Adesanya sebagai salah satu petarung paling cerdas di divisi kelas menengah. Ia menegaskan tidak banyak petarung yang memiliki kemampuan setara. Pernyataan itu menunjukkan pengakuan atas kualitas lawannya.
“Menurut saya tidak ada yang lebih baik darinya. Dia salah satu petarung terhebat sepanjang masa,” ujar Pyfer. Ia juga memuji kesuksesan Adesanya di dalam dan luar arena. Pyfer bahkan menyatakan dukungan penuh untuk masa depan sang mantan juara.
Ia menambahkan bahwa dirinya menghormati Adesanya sebagai atlet dan pribadi. “Saya mencintaimu sebagai juara dan sebagai pribadi. Selamat untuk Israel,” katanya. Pernyataan ini memperlihatkan sportivitas tinggi setelah pertarungan sengit.
Di sisi lain, Adesanya menghadapi periode sulit dalam kariernya. Ia kini mencatat satu kemenangan dan lima kekalahan dalam enam laga terakhir. Statistik tersebut menjadi tantangan besar bagi mantan penguasa divisi kelas menengah itu.
Baca juga:“Maverick Vinales Absen dari MotoGP Amerika Serikat karena Cedera Bahu”




Leave a Reply