thepoethouse -Pembalap Indonesia Sean Gelael bersiap menghadapi tantangan baru di GT World Challenge Europe 2026. Ia kini naik ke kelas Pro dan akan bersaing di kategori Endurance Cup. Musim ini akan dimulai di Circuit Paul Ricard, Prancis.
Sean menyadari persaingan di kelas Pro akan jauh lebih ketat. Ia menilai adaptasi menjadi kunci untuk meraih hasil optimal. Meski demikian, ia optimistis dengan dukungan tim dan rekan setimnya.
“Saya sadar tahun ini tidak akan mudah, tetapi kami akan saling melengkapi,” ujar Sean. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim dalam setiap balapan. Kolaborasi menjadi faktor utama dalam balap ketahanan.
Pada musim ini, Sean bergabung dengan tim AF Corse. Ia akan berbagi mobil dengan Arthur Leclerc dan Lilou Wadoux. Keduanya merupakan pembalap binaan Ferrari.
Lilou Wadoux mencatat sejarah sebagai pembalap wanita pertama yang memenangkan balapan FIA World Endurance Championship. Sementara Arthur Leclerc dikenal sebagai pembalap pengembangan Ferrari. Ia juga merupakan adik dari pembalap Formula 1 Charles Leclerc.
Kombinasi pengalaman dan talenta muda di tim ini menjadi kekuatan tersendiri. Sean diharapkan mampu beradaptasi cepat dengan dinamika balap Endurance Cup. Balapan ketahanan menuntut konsistensi, strategi, dan koordinasi tim yang solid.\
Baca juga:“Arne Slot Harapkan Atmosfer Anfield Jadi Kunci Kebangkitan Liverpool Lawan PSG”
Tes Perdana di GT World Challenge Europe 2026
Pembalap Indonesia Sean Gelael memasuki fase baru dalam kariernya di GT World Challenge Europe 2026. Ia naik dari Bronze Cup ke kelas Pro pada musim 2026. Kenaikan ini membuka peluang untuk bersaing di level yang lebih kompetitif.
Langkah ini menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan Sean. Ia kini menghadapi lawan dengan pengalaman dan performa lebih tinggi. Adaptasi menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan tersebut.
GT World Challenge Europe 2026 terdiri dari 10 putaran sepanjang musim. Kompetisi terbagi dalam dua kategori utama, yaitu Endurance Cup dan Sprint Cup. Format ini menuntut konsistensi performa di berbagai jenis balapan.
Putaran pembuka akan berlangsung di Circuit Paul Ricard. Balapan ini memiliki durasi enam jam, khas kategori Endurance Cup. Sebelum lomba, pembalap mengikuti sesi uji coba pramusim atau prologue.
Sean menjalani sesi latihan perdana bersama Arthur Leclerc dan Lilou Wadoux. Latihan berlangsung selama dua sesi dengan total waktu tujuh jam. Fokus utama mereka adalah menemukan setelan dasar mobil.
Sesi ini menjadi penting untuk membangun chemistry tim dan memahami karakter kendaraan. Pengaturan mobil yang tepat sangat menentukan performa saat balapan. Tim juga memanfaatkan waktu untuk mengevaluasi strategi awal.
GT World Challenge Europe 2026 Diikuti 17 Mobil, Hadirkan Verstappen dan Rossi
Persaingan kelas Pro di GT World Challenge Europe 2026 akan berlangsung ketat. Sebanyak 17 mobil dipastikan ambil bagian pada musim 2026. Kehadiran tim besar dan pembalap ternama menambah daya tarik kompetisi.
Salah satu tim yang mencuri perhatian adalah Verstappen Racing. Tim ini dimiliki juara dunia Formula 1 empat kali Max Verstappen. Mereka diperkuat oleh Chris Lulham, Dani Juncadella, dan Jules Gounon.
Selain itu, legenda MotoGP Valentino Rossi juga kembali berkompetisi. Ia membela Team WRT bersama Max Hesse dan Dan Harper. Kehadiran Rossi menambah pengalaman dan popularitas ajang ini.
Persaingan yang melibatkan pembalap lintas disiplin menunjukkan tingginya level kompetisi. Kelas Pro menjadi panggung bagi pembalap elit dari berbagai latar belakang. Hal ini meningkatkan kualitas balapan secara keseluruhan.
Putaran pembuka akan digelar di Circuit Paul Ricard. Balapan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu mulai pukul 23.00 WIB. Penggemar dapat menyaksikan lomba melalui kanal YouTube GT World.
Balapan ini menjadi awal penting bagi seluruh tim dan pembalap. Hasil di seri pertama sering memengaruhi momentum sepanjang musim. Oleh karena itu, setiap tim akan tampil maksimal sejak awal.
Ke depan, persaingan di kelas Pro diprediksi semakin kompetitif. Kehadiran nama besar dan tim kuat meningkatkan intensitas lomba. Musim 2026 berpotensi menjadi salah satu yang paling menarik dalam sejarah GTWCE.
Baca juga:“Indonesia Akan Bertemu Vietnam di Semifinal ASEAN Futsal 2026”




Leave a Reply