thepoethouse.com -Ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat, menekankan strategi servis dan pola pembuka serangan sebagai kunci kemenangan mereka atas pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, pada babak 16 besar All England 2026.
Pertandingan berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Kamis waktu setempat. Rian/Rahmat berhasil menang dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-16, memastikan langkah mereka ke perempat final.
“Kunci kemenangan hari ini tadi kami fokus di servis dan pembukaannya. Lebih yakin dan percaya,” ujar Rian dalam keterangan resmi PP PBSI, Jumat.
Fokus pada servis memungkinkan Rian/Rahmat mengontrol ritme permainan dan memaksa lawan melakukan kesalahan. Strategi ini terbukti efektif pada setiap rally, terutama pada momen kritis gim pertama.
Selain servis, pola pembukaan serangan menjadi faktor penentu kemenangan. Kombinasi pukulan cepat dan penempatan shuttle yang tepat membuat pasangan Malaysia kesulitan menahan tekanan.
Kemenangan ini menegaskan konsistensi Rian/Rahmat di turnamen internasional dan memperkuat peluang mereka menembus babak semifinal. Tim Indonesia juga mendapat dorongan moral jelang pertandingan berikutnya.
Selanjutnya, pasangan ini akan menghadapi pemenang dari pertandingan lain di perempat final All England 2026. Mereka menargetkan performa maksimal untuk meraih gelar juara.
Baca juga:“Igor Tudor Minta Pemainnya Tenang Meski Spurs Terancam Degradasi”
Tekanan Gim Pertama dan Servis Efektif Bawa Rian/Rahmat Menang
Ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat, menghadapi pertandingan ketat melawan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di babak 16 besar All England 2026.
Pada gim pertama, Rian/Rahmat sempat unggul lebih dulu. Namun Goh/Izzuddin berhasil membalikkan keadaan hingga mencapai game point pada 20-17. Tekanan tinggi membuat pasangan Indonesia harus fokus satu poin demi satu poin.
“Di situasi tertinggal kami berpikir pertandingan masih belum selesai, jadi mencoba fokus satu poin demi satu poin,” kata Rian kepada PP PBSI.
Kesabaran dan fokus itu membuahkan hasil. Rian/Rahmat berhasil membalikkan keadaan dan merebut gim pertama dengan skor 23-21. Momentum kemenangan ini menjadi modal penting untuk gim kedua.
Di gim kedua, Rian/Rahmat tampil agresif sejak awal. Rangkaian servis efektif dan komunikasi yang baik di lapangan membuat mereka unggul telak, memaksa lawan kesulitan menahan serangan.
Rahmat menyatakan kemenangan gim pertama membuat pasangan Indonesia bermain lebih lepas dan percaya diri pada gim kedua. Hal ini membantu mereka menutup pertandingan dengan kemenangan 21-16.
Hasil ini memastikan langkah Rian/Rahmat ke perempat final All England 2026. Strategi servis dan pengelolaan tekanan menjadi kunci kesuksesan pasangan Indonesia.
Rian/Rahmat Lolos Delapan Besar, Fokus Hadapi Perempat Final
Ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat, memastikan langkah ke delapan besar All England 2026 setelah menaklukkan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Rahmat menyatakan gim kedua berjalan lebih mudah karena kemenangan di gim pertama. Servis Rian berjalan efektif dan komunikasi di lapangan tetap terjaga.
“Di gim kedua sudah lebih enak karena berhasil ambil gim pertama. Start juga cukup bagus dari servis mas Rian dan komunikasi berjalan cukup baik,” ujar Rahmat.
Hasil kemenangan ini memastikan Rian/Rahmat melangkah ke perempat final turnamen bulu tangkis tertua di dunia, meningkatkan peluang mereka meraih gelar juara.
Rian menambahkan, fokus utama kini adalah pemulihan kondisi fisik dan persiapan strategi sebelum menghadapi wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi, di babak perempat final.
“Sekarang mau recovery yang baik lalu fokus bersiap untuk babak perempat final,” kata Rian.
Dengan mental kuat dan koordinasi tim yang terjaga, Rian/Rahmat menargetkan performa optimal menghadapi lawan berikutnya. Strategi servis dan pengelolaan tekanan tetap menjadi kunci kemenangan mereka di turnamen internasional.
Baca juga:“Lens ke Semifinal Piala Prancis Usai Kalahkan Lyon Lewat Adu Penalti”




Leave a Reply