- thepoethouse – Pembalap Formula 1 Lance Stroll bakal tampil dalam pembukaan GT World Challenge Europe 2026. Ajang ini berlangsung di Sirkuit Paul Ricard, Prancis pada 11-12 April. Stroll akan menjalani debut dengan mengendarai Aston Martin GT3. Ia bergabung bersama dua rekan dalam tim Comtoyou Racing. Kedua rekan setimnya adalah Mari Boya dan Roberto Merhi.
Mari Boya merupakan pembalap Aston Martin Academy yang kini berkompetisi di Formula 2. Roberto Merhi adalah mantan pembalap Formula 1 yang telah berpengalaman. Ketiganya akan mengendarai mobil bernomor 18 Pro dalam balapan 6 Jam Le Castellet. “Sebuah Aston Martin Vantage GT3 ke-4 akan hadir di grid GT World Challenge akhir pekan depan bersama Comtoyou Racing,” tulis GT World Racing dalam laman Instagram, Jumat.
Balapan 6 jam ini menjadi tantangan tersendiri bagi Stroll yang biasa berlaga di sprint F1. Ketahanan fisik dan strategi pit stop menjadi kunci sukses. Stroll ingin menunjukkan kemampuan di ajang balap ketahanan. Debut ini juga menjadi ajang promosi bagi Aston Martin di kelas GT3. Mobil Vantage GT3 dikenal memiliki performa kompetitif.
Kehadiran Stroll menambah bintang di grid GT World Challenge Europe. Penggemar balap dapat melihat aksi pembalap F1 di kelas yang berbeda. Balapan di Paul Ricard akan berlangsung selama dua hari. Stroll dan rekan-rekannya harus beradaptasi cepat dengan mobil GT3. Perbedaan karakteristik mobil dibandingkan F1 cukup signifikan.
Comtoyou Racing optimistis dengan kemampuan ketiga pembalapnya. Pengalaman Merhi di F1 dan ketahanan Boya di F2 menjadi modal berharga. Stroll diharapkan membawa kecepatan dan konsistensi. Target mereka adalah finis di posisi terdepan kelas Pro. Dunia balap menantikan aksi Stroll di sirkuit Paul Ricard akhir pekan depan.
“Baca Juga : Sinner Kian Dekati Alcaraz di Peringkat Satu ATP“
Stroll Debut di GT World Challenge Usai Formula 1 Libur karena Perang Iran, Gagal Finis di Tiga Seri Awal
Lance Stroll kini memperkuat tim Aston Martin Formula 1. Ia sedang menjalani jeda kompetisi selama kurang lebih satu bulan. Formula 1 memutuskan tidak menggelar dua grand prix yakni GP Bahrain dan GP Arab Saudi. Keputusan ini imbas dari eskalasi perang antara Iran menghadapi Amerika Serikat-Israel di wilayah Teluk. Jeda panjang ini memberi Stroll kesempatan tampil di ajang lain.
Stroll memanfaatkan waktu luang untuk berkompetisi di GT World Challenge Europe 2026. Ia akan menjalani debut dengan mengendarai Aston Martin GT3 bersama Comtoyou Racing. Balapan 6 Jam Le Castellet berlangsung di Sirkuit Paul Ricard pada 11-12 April. Stroll bergabung dengan Mari Boya dan Roberto Merhi. Ketiganya mengendarai mobil bernomor 18 Pro.
Kondisi Stroll di Formula 1 sebenarnya kurang baik-baik saja musim ini. Ia gagal finis dalam tiga seri awal musim 2026. Hasil buruk ini menambah tekanan bagi pembalap asal Kanada tersebut. Debut di GT World Challenge bisa menjadi ajang pemulihan kepercayaan diri. Stroll ingin menunjukkan kemampuan di lintasan meski berbeda kategori.
Balapan ketahanan 6 jam sangat berbeda dengan sprint F1. Stroll harus beradaptasi dengan manajemen ban dan konsumsi bahan bakar. Ia juga perlu bergantian mengemudi dengan dua rekan setimnya. Pengalaman Roberto Merhi di F1 bisa membantu strategi tim. Mari Boya yang masih muda membawa kecepatan dan ambisi.
Para penggemar balap menantikan aksi Stroll di Paul Ricard. Debut ini menjadi sorotan mengingat kondisinya di F1 yang sedang terpuruk. Stroll bertekad finis dan meraih hasil positif di kelas GT3. Balapan akhir pekan depan menjadi momentum kebangkitan sebelum F1 kembali bergulir. Dunia balap menanti apakah Stroll bisa bangkit dari keterpurukan.
Stroll Siap Debut di GT World Challenge, Verstappen Juga Akan Ikut Balapan GT di Nurburgring
- Pembalap Formula 1 Lance Stroll akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk turun di ajang GT World Challenge Europe 2026. Ia dijadwalkan tampil pada pembukaan musim di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, 11-12 April. Stroll akan mengendarai Aston Martin Vantage GT3 bersama tim Comtoyou Racing. Ia akan bergabung dengan mantan pembalap F1 Roberto Merhi dan pembalap Aston Martin Academy Mari Boya. Ketiganya akan membalap dalam balapan 6 Jam Le Castellet di kelas Pro .
Stroll kemungkinan tidak menjadi satu-satunya pembalap F1 yang aktif bersaing di ajang GT Racing. Pembalap Red Bull Max Verstappen dipastikan akan menjalani kompetisi GT Racing dengan tampil di Nurburgring 24 Hours pada Mei mendatang . Verstappen telah memiliki pengalaman di ajang GT3, termasuk kemenangan di NLS2 di Nurburgring. Ia akan mengendarai Mercedes-AMG GT3 milik tim Winward Racing .
Jeda kompetisi F1 terjadi setelah pembatalan dua grand prix, yakni GP Bahrain dan GP Arab Saudi. Pembatalan ini imbas dari eskalasi perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel di wilayah Teluk . Para pembalap F1 memanfaatkan waktu kosong ini untuk tetap aktif membalap di ajang lain. Verstappen bahkan akan menjalani persiapan matang dengan mengikuti balapan kualifikasi Nurburgring pada pertengahan April .
Bagi Stroll, debut di GT World Challenge menjadi ajang pembuktian setelah awal musim F1 yang sulit. Ia gagal finis dalam tiga seri pertama Formula 1 2026. Kondisi ini membuatnya ingin mencari pengalaman dan kepercayaan diri di lintasan . Balapan ketahanan 6 jam di Paul Ricard akan menjadi tantangan baru bagi pembalap asal Kanada tersebut.
Kehadiran dua pembalap F1 di ajang GT Racing menunjukkan tren positif kolaborasi lintas disiplin. Verstappen secara terbuka mengungkapkan ketertarikannya pada balapan ketahanan. Stroll pun mengikuti jejak sang juara dunia dengan mencoba peruntungan di GT3 . Para penggemar balap akan disuguhi aksi para pembalap F1 di sirkuit yang berbeda. Balapan di Paul Ricard dan Nurburgring menjadi hiburan di tengah vakumnya kompetisi jet darat.
“Baca Juga : Scotney dan Flores Bertarung untuk Penyatuan Gelar Dunia“




Leave a Reply