- thepoethouse – Modus penipuan online berkedok Customer Service (CS) Shopee semakin marak terjadi. Pelaku mengincar pengguna lewat fitur chat pribadi di aplikasi. Tujuannya adalah mencuri data sensitif dan mengambil alih akun korban. Praktik ini membahayakan keamanan digital pengguna setia Shopee.
Shopee dengan tegas menyatakan tidak pernah menghubungi pengguna melalui chat pribadi. Baik lewat aplikasi maupun di luar aplikasi, CS resmi tidak akan meminta data sensitif. Data seperti PIN, password, maupun kode OTP tidak pernah diminta oleh pihak Shopee. Jika ada yang meminta, dipastikan itu adalah penipuan.
Dalam praktiknya, pelaku menggunakan username yang menyerupai nama CS Shopee. Mereka memodifikasi nama agar pesan terlihat meyakinkan. Pesan yang dikirim biasanya bersifat mendesak dan membuat panik. Contohnya “akun Anda terblokir” atau “akunmu dibatasi”. Pesan tersebut disertai tautan yang diklaim sebagai langkah pemulihan akun. Padahal, tautan itu adalah sarana penipuan untuk mengambil alih akun dan mencuri data pribadi.
Shopee menjelaskan bahwa komunikasi dengan layanan pelanggan resmi hanya dapat dilakukan jika pengguna yang menghubungi terlebih dahulu. Caranya melalui fitur “Chat dengan Shopee” di menu Profil “Saya”. Shopee juga tidak memiliki akun resmi di fitur chat pribadi. Fitur chat pribadi umumnya digunakan untuk komunikasi antara penjual, kurir, dan pengguna, atau antarpengguna.
Untuk menghindari penipuan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan. Jangan pernah mengklik tautan dari akun mencurigakan yang dikirim melalui fitur chat. Jangan panik saat menerima pesan ancaman pemblokiran akun. Segera lakukan verifikasi melalui layanan resmi Shopee. Pengguna juga diminta melaporkan akun mencurigakan melalui fitur yang tersedia di aplikasi.
Jangan membagikan data pribadi, termasuk kode OTP, kepada pihak manapun. Ini termasuk pihak yang mengatasnamakan layanan pelanggan. Tingkatkan keamanan akun dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah. Rutin memperbarui kata sandi juga sangat disarankan. Pastikan informasi hanya berasal dari kanal resmi Shopee, seperti akun WhatsApp bercentang biru atau media sosial terverifikasi. Verifikasi setiap informasi yang diterima dan ikuti perkembangan modus penipuan terbaru agar tidak mudah terjebak dalam kejahatan digital.
“Baca Juga : Cilok Empuk Takaran Gelas Kenyal dan Mudah Dibuat“
Shopee: CS Resmi Tak Pernah Chat Pribadi, Aktifkan Verifikasi Dua Langkah dan Laporkan Akun Mencurigakan
Modus penipuan berkedok Customer Service Shopee terus mengancam pengguna. Pelaku memanfaatkan fitur chat pribadi yang sebenarnya bukan kanal resmi perusahaan. Shopee menegaskan tidak memiliki akun resmi di fitur chat pribadi. Fitur tersebut umumnya digunakan untuk komunikasi antara penjual, kurir, dan pengguna, atau antarpengguna. Bukan untuk layanan pelanggan resmi.
Untuk menghindari penipuan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan. Jangan pernah mengklik tautan dari akun mencurigakan yang dikirim melalui fitur chat. Jangan panik saat menerima pesan ancaman pemblokiran akun. Segera lakukan verifikasi melalui layanan resmi Shopee jika menerima klaim bermasalah. Pengguna juga diminta melaporkan akun mencurigakan melalui fitur yang tersedia di aplikasi.
Langkah penting lainnya adalah tidak membagikan data pribadi. Ini termasuk kode OTP, PIN, dan password. Jangan berikan kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan layanan pelanggan. Tidak ada petugas resmi Shopee yang akan meminta data sensitif seperti itu.
Selain itu, pengguna disarankan meningkatkan keamanan akun secara mandiri. Aktifkan verifikasi dua langkah (two-factor authentication) untuk lapisan perlindungan ekstra. Rutin memperbarui kata sandi juga sangat dianjurkan. Gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol yang sulit ditebak. Jangan gunakan kata sandi yang sama untuk beberapa akun berbeda.
Shopee turut mengimbau masyarakat untuk memastikan informasi hanya berasal dari kanal resmi. Contoh kanal resmi adalah akun WhatsApp bercentang biru, media sosial terverifikasi, maupun layanan pelanggan resmi. Verifikasi setiap informasi yang diterima sebelum bertindak. Ikuti terus perkembangan modus penipuan terbaru agar tidak mudah terjebak.
Demikian imbauan dikutip dari siaran pers Shopee pada Jumat. Keamanan akun adalah tanggung jawab bersama. Shopee terus berupaya melindungi pengguna, tetapi kewaspadaan individu tetap kunci utama. Jangan biarkan penipu mengambil keuntungan dari kelengahan Anda. Selalu berpikir kritis dan konfirmasi kebenaran informasi.
“Baca Juga : Festival Songkran 2026, 154 Orang Tewas dalam 4 Hari“




Leave a Reply