thepoethouse – Tiga prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri (Yonif) 328/Dirgahayu resmi menerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) setelah menunjukkan keberanian dalam operasi melawan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Ketiganya merupakan bagian dari Satuan Tugas (Satgas) Koops Habema, yang bertugas menjaga keamanan dan menumpas gangguan bersenjata di wilayah tersebut.
Mereka yang mendapat penghargaan tersebut adalah Pratu Geraldi, Praka Gugun, dan Pratu Andika C. Ketiga prajurit ini dianggap telah melampaui panggilan tugasnya dengan mempertaruhkan jiwa raga demi melindungi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pihak Yonif 328 menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit di medan tugas. “Kenaikan Pangkat Luar Biasa OMSP ini adalah satu tingkat lebih tinggi,” tulis akun Instagram resmi @pararaider328, Minggu (19/10/2025).
Kenaikan pangkat luar biasa ini diberikan sesuai aturan militer, yang memperbolehkan prajurit mendapat penghargaan istimewa bila menunjukkan jasa luar biasa dalam operasi militer selain perang (OMSP).
BACA JUGA : “DPR Setuju MK Bentuk Lembaga Pengawas ASN!”
Satgas Koops Habema sendiri dikenal sebagai satuan elit TNI yang sering ditempatkan di daerah rawan konflik di Papua. Operasi mereka berfokus pada penumpasan kelompok separatis bersenjata, perlindungan warga sipil, dan pengamanan objek vital nasional.
Pemberian pangkat luar biasa ini menjadi simbol pengakuan negara atas keberanian prajurit TNI yang berjuang di medan berat demi menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa.
Koops Habema, Pasukan Gabungan Elit TNI Tangani Konflik Papua
Komando Operasi Habema atau Koops Habema merupakan satuan gabungan elit yang terdiri dari tiga matra TNI, yaitu TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Pembentukan pasukan ini bertujuan menyatukan pola operasi antara TNI dan Polri untuk memperkuat koordinasi dalam menangani konflik di wilayah Papua, khususnya dalam menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Koops Habema dibentuk sebagai respons atas meningkatnya gangguan keamanan di Bumi Cenderawasih. Dengan sinergi lintas matra, satuan ini mampu menjalankan operasi gabungan yang lebih efektif, cepat, dan terukur dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
BACA JUGA : “BLT Rp30 Triliun Siap Cair, Warga Berebut Minggu Depan!”
Pasukan Elit Gabungan Dipimpin Mayjen TNI Lucky Avianto
Saat ini, Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema dijabat oleh Mayjen TNI Lucky Avianto. Di bawah komandonya, pasukan gabungan ini diperkuat oleh prajurit-prajurit dari satuan elit TNI seperti Kopassus, Kostrad, Marinir, dan Kopasgat.
Pasukan tersebut ditempatkan di berbagai sektor strategis yang menjadi basis aktivitas KKB di Papua. Tugas utama mereka adalah melindungi masyarakat sipil, menjaga keamanan objek vital nasional, dan menindak tegas kelompok bersenjata yang mengancam kedaulatan negara.
Dengan kemampuan tempur tinggi dan koordinasi lintas matra yang solid, Koops Habema menjadi garda terdepan dalam misi menegakkan kedaulatan dan menciptakan kedamaian di Papua. Keberadaan satuan ini juga menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga keutuhan wilayah Indonesia dari ancaman separatis bersenjata.




Leave a Reply