thepoethouse – Polres Metro Jakarta Utara menetapkan Adi Irawan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang melibatkan mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis. Penyidik menyebut bahwa penetapan ini dilakukan setelah mereka mengumpulkan alat bukti yang dianggap cukup. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers pada Jumat, 12 Desember 2025.
Erick menjelaskan bahwa penyidik melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap AI sebelum menetapkannya sebagai tersangka. Pemeriksaan itu meliputi tes urine dan evaluasi kondisi fisik saat kejadian. Hasil tes urine menunjukkan AI negatif dari zat narkotika. Selain itu, penyidik memastikan bahwa AI tidak berada dalam pengaruh alkohol ketika insiden terjadi.
BACA JUGA : “Indonesia Tantang Brasil di Perempat Final FIFAe World Cup 2025”
Polisi menilai alat bukti yang terkumpul telah memenuhi unsur untuk menetapkan status hukum AI. Penyidik juga memeriksa keterangan saksi dan mempelajari rekaman di lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk memastikan proses penyelidikan berlangsung objektif dan transparan. Menurut Erick, keputusan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan analisis fakta yang sudah diverifikasi.
Kepolisian menegaskan bahwa penyidikan akan terus berlanjut untuk menentukan penyebab utama kecelakaan. Mereka juga memastikan bahwa seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur. Erick menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan keadilan bagi semua pihak yang terdampak. Ia menambahkan bahwa perkembangan penyidikan akan disampaikan setelah pemeriksaan lanjutan selesai dilakukan.
AI Dijerat Pasal Kelalaian Usai Insiden Mobil MBG di SDN Kalibaru
Polisi resmi menjerat Adi Irawan dengan Pasal 360 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan orang lain mengalami luka berat. Penetapan pasal ini dilakukan setelah penyidik memeriksa berbagai bukti yang menunjukkan adanya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut. Hingga kini, penyidik telah memeriksa sepuluh saksi. Para saksi itu terdiri dari pelapor, korban, pihak sekolah, dan beberapa saksi yang melihat langsung kejadian di lokasi.
BACA JUGA : “Eric Garcia Perpanjang Kontrak dan Ingin Pensiun di Barcelona”
Penyidik menegaskan bahwa pemeriksaan saksi dilakukan untuk memastikan konstruksi peristiwa secara menyeluruh. Semua keterangan digunakan untuk memperkuat proses penyidikan. Polisi juga terus mengumpulkan detail teknis untuk memastikan penyebab utama insiden tersebut.
Kronologi Singkat Insiden Mobil MBG dan Perkembangan Korban
Insiden mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis terjadi pada Kamis pagi ketika siswa sedang mengikuti kegiatan literasi di lapangan sekolah. Rekaman CCTV menunjukkan mobil bergerak menuju pagar sekolah sebelum kembali melaju ke area yang digunakan siswa dan guru untuk beraktivitas. Polisi menilai rekaman itu sebagai salah satu bukti penting dalam penyelidikan.
Akibat insiden tersebut, sebanyak 22 orang dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan. Sebagian korban sudah menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, sepuluh orang telah dipulangkan oleh pihak rumah sakit karena kondisi mereka dinilai membaik. Polisi memastikan bahwa proses penyidikan masih berjalan dan akan terus memberikan pembaruan terkait perkembangan kasus ini.




Leave a Reply