- thepoethouse – Kota Goyang di Korea Selatan, yang menjadi tuan rumah konser BTS pada Kamis, 9 April 2026, tidak mau menyia-nyiakan kesempatan sebagai pemberhentian pertama tur dunia grup tersebut. Momen bersejarah itu salah satunya dimanfaatkan untuk menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Melansir Asiae, Jumat (10/4/2026), Wali Kota Goyang, Lee Donghwan, mengumumkan peluncuran resmi “Goyang Contrip” , sebuah program inovatif yang menggabungkan pertunjukan K-pop dengan pariwisata dan kawasan bisnis lokal.
Pameran Khusus BTS World Tour Arirang
Sebagai bagian dari program tersebut, kota ini mengadakan pameran khusus bertajuk “BTS World Tour Arirang di Goyang” . Pameran ini memamerkan berbagai memorabilia, kostum panggung, dan dokumentasi perjalanan tur BTS. Bagi ARMY (sebutan penggemar BTS) yang datang dari berbagai negara, pameran ini menjadi daya tarik tambahan sebelum atau sesudah menonton konser.
Mengapa Goyang?
Goyang adalah kota yang terletak di Provinsi Gyeonggi, berbatasan langsung dengan Seoul. Kota ini dikenal memiliki infrastruktur modern, termasuk Goyang Stadium (KINC) yang berkapasitas besar dan sering digunakan untuk konser serta acara olahraga internasional. Dengan kedekatannya ke ibu kota dan akses transportasi yang baik, Goyang menjadi lokasi ideal untuk menjadi “gerbang tur” BTS.
Potensi Ekonomi dari “ARMY Economy”
Kehadiran puluhan ribu penggemar BTS (ARMY) di Goyang membawa dampak ekonomi yang signifikan. Hotel, restoran, kafe, dan toko ritel lokal dilaporkan mengalami lonjakan pendapatan hingga 300 persen selama pekan konser. Program “Goyang Contrip” dirancang untuk memastikan bahwa efek ekonomi ini tidak hanya dinikmati oleh usaha besar, tetapi juga oleh UMKM lokal, termasuk pusat perbelanjaan tradisional dan kedai makan pinggir jalan.
Wali Kota Lee Donghwan menyatakan, “Kami tidak hanya ingin menjual tiket konser, tetapi juga menjual pengalaman mengunjungi Goyang. Semoga mereka yang datang untuk BTS, pulang dengan cinta pada kota kami.”
Dengan keberhasilan program ini, kota-kota lain di Korea Selatan yang menjadi tuan rumah tur idol K-pop diprediksi akan mengikuti jejak Goyang, menjadikan konser sebagai pintu masuk promosi pariwisata yang efektif.
“Baca Juga : PB IPSI Lobi Pencak Silat Masuk Asian Games 2026“
Pameran Jejak Tangan BTS Gratis di Goyang hingga 12 April 2026
Pameran ini menampilkan jejak tangan dan tanda tangan dari ketujuh personel BTS (RM, Jin, SUGA, j-hope, Jimin, V, dan Jungkook). Penggemar dapat melihatnya secara gratis di Pusat Informasi Wisata Goyang hingga Minggu, 12 April 2026. Acara ini diharapkan menawarkan pengalaman unik bagi para penggemar yang mungkin tidak bisa bertemu langsung dengan idola mereka, tetapi masih bisa merasakan kehadiran mereka melalui artefak pribadi.
Goyang Contrip: Dorong Penggemar untuk Menginap dan Berbelanja
Sementara itu, Goyang Contrip adalah proyek konten pariwisata khusus yang dirancang untuk mempromosikan beragam infrastruktur pariwisata, budaya, dan komersial kota Goyang. Target utamanya adalah pengunjung yang datang untuk menikmati konser di sekitar Kompleks Olahraga Goyang (Goyang Stadium).
Goyang Contrip dirancang untuk mendorong penonton konser tidak hanya menghadiri pertunjukan, tetapi juga untuk makan, menginap, dan menikmati suasana kota tersebut. Program ini mengubah perjalanan “sekali datang” menjadi “menginap” yang menguntungkan ekonomi lokal.
Rute Wisata yang Menghubungkan Destinasi Populer
Dimulai dari Pusat Informasi Wisata Goyang, kota ini telah menciptakan jalur wisata yang menghubungkan:
- Taman Danau Ilsan – Taman kota yang indah dengan danau buatan, populer untuk bersepeda dan piknik.
- Lafesta – Pusat perbelanjaan dan hiburan bergaya Eropa dengan kanal di tengahnya.
- Western Dom – Kawasan komersial dengan berbagai restoran dan kafe.
- Bamridan-gil – Jalur malam hari dengan pemandangan kota yang indah.
Program wisata ini dirancang untuk menarik pengunjung menjelajahi Goyang sebelum dan sesudah konser, mengubah kunjungan singkat menjadi pengalaman berwisata yang lebih lama.
Harapan Pemerintah Kota Goyang
Seorang pejabat dari kota tersebut menyatakan, “Dengan peluncuran Goyang Contrip dan pameran khusus BTS, kami bermaksud membangun siklus positif di mana banyak penggemar K-pop mengunjungi, menginap, dan berbelanja di Goyang.”
Ini adalah strategi cerdas yang memanfaatkan fenomena budaya pop untuk menggerakkan ekonomi lokal. Jika berhasil, Goyang bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Korea Selatan yang menjadi tuan rumah konser K-pop besar. Alih-alih hanya menjadi “tempat parkir” penonton yang datang dan pergi, mereka bisa menjadi destinasi wisata yang utuh.
Landmark Goyang Diterangi Cahaya Ungu Menyambut Konser BTS, Jadi “Goyang Con”
Pendar cahaya ungu, warna yang identik dengan BTS (ungu melambangkan kepercayaan dan cinta abadi antara BTS dan ARMY), telah menyala di sejumlah landmark kota Goyang, melansir The Chosun Daily. Menurut Pemerintah Kota Goyang pada 2 April 2026, dinding luar Kompleks Olahraga Komprehensif Goyang dan “Air Mancur Bernyanyi” di Taman Danau Ilsan telah diterangi warna ungu sejak 24 Maret 2026.
Hitung Mundur Menuju Konser
Kota ini memajukan waktu penerangan satu menit setiap hari, melambangkan hitung mundur menuju konser grup tersebut yang digelar pada 9 April 2026. Konsep kreatif ini membuat para penggemar yang berkunjung sebelum hari-H dapat merasakan antisipasi yang meningkat setiap harinya.
“Goyang Con”: Venue Raksasa untuk Bintang Global
Seorang sumber dari otoritas kota Goyang menyatakan, “Kompleks Olahraga Komprehensif Goyang telah dijuluki ‘Goyang Con’ .” Julukan ini merupakan singkatan dari “Goyang Concert” atau “Goyang Convention,” menandakan bahwa venue ini telah menjadi pusat pertunjukan skala besar di luar Seoul.
“Ini menyusul pertunjukan berskala besar berturut-turut oleh bintang-bintang global, seperti Coldplay, Oasis, G-Dragon, dan Blackpink,” pihak kota menambahkan. Rangkaian konser bintang global ini telah mengukuhkan reputasi Goyang sebagai destinasi hiburan alternatif yang lebih terjangkau dan mudah diakses dibandingkan venue-venue di pusat Seoul.
Revitalisasi Ekonomi Lokal
Pemerintah kota menegaskan, “Kami akan mendukung penyelenggaraan lebih banyak pertunjukan berskala besar untuk merevitalisasi kawasan komersial setempat.” Dengan menggelar konser di Goyang, pengunjung tidak hanya membeli tiket konser, tetapi juga menghabiskan uang untuk akomodasi, transportasi, makanan, dan belanja di kota tersebut. Ini adalah strategi “win-win” di mana promotor konser mendapatkan venue besar, sementara kota mendapatkan suntikan ekonomi yang signifikan.
Untuk konser BTS kali ini, diperkirakan puluhan ribu ARMY dari seluruh dunia memadati Goyang. Banyak di antara mereka yang menginap di hotel-hotel lokal dan mengunjungi kafe serta restoran bertema BTS di sekitar Ilsan. Penerangan ungu di landmark kota menjadi “selfie spot” favorit, yang secara organik mempromosikan Goyang di media sosial penggemar.
“Baca Juga : Alcaraz Antusias Kembali sebagai Juara Bertahan Monte Carlo“




Leave a Reply